
TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan dampak ekonomi senilai Rp 100-150 miliar dari konser Ed Sheraan di Jakarta. Penyanyi asal Inggris itu dijadwalkan manggung di Jakarta International Stadium (JIS) pada 2 Maret mendatang, dibawa oleh PK Entertainment, promotor yang membawa Coldplay konser di Gelora Bung Karno pada November 2023.
“Rp 100-150 miliar itu dari sisi spending saja. Kalau dari sisi ekosistem, multiplier effect, bisa 2 hinngga 3 kali lipat dari total spending para penikmat konser,” ujar Sandiaga ketika ditemui di Kantor Kemenparekraf, Senin, 26 Februari 2024.
Co-Founder dan CEO PK Entertainment Harry Sudarma menargetkan jumlah penonton konser Ed Sheeran di JIS mencapai 50 ribu orang. Harry berharap event tersebut bisa memberi dampak langsung maupun tidak langsung terhadap perekonomian.
“Dampak langsung dari konser Ed Sheeran, contohnya personel artis yang lebih dari 80. Jadi, pasti ada direct spending yang dilakukan secara hospitality, seperti dari hotel, katering, visa,” tutur Harry.
Sementara dampak tidak langsung, kata Harry, konser Ed Sheeran bisa menarik minat wisatawan asing datang ke Indonesia. Artinya, ada dampak pada pemesanan hotel maupun pesawat. Kemudian, uang yang dibelanjakan ketika mereka di Indonesia.
“Kalau kita lihat, orang wisata kan spending-nya bisa 200 persen ketimbang usual spending. Jadi, diharapkan bisa bantu ekonomi dan pariwisata,” ujar Harry.
Sebelumnya konser Ed Sheeran rencananya digelar di GBK seperti Coldplay. Namun dipindah ke JIS lantaran ada pertandingan sepak bola Tim Nasional Indonesia vs Vietnam yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Maret 2024 di GBK. Pengumuman ini telah disampaikan promotor dari Ed Sheeran + – = ÷ x (dibaca: Mathematics) Tour 2024 di Jakarta AEG Presents Asia, PK Entertainment, dan Sound Rhythm.
Keputusan ini diklaim telah melalui pertimbangan matang dari semua pihak yang terlibat, dengan prioritas utama untuk mendukung pertandingan sepak bola Tim Nasional Indonesia vs Vietnam yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Maret 2024 di GBK. Keputusan ini pun diharapkan bisa memastikan para penggemar mendapatkan pengalaman konser terbaik, termasuk sensasi panggung 360 derajat ikonik, yang merupakan standar global untuk Ed Sheeran: + – = ÷ x Tour 2024.
“Dukungan kami sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memajukan olahraga nasional. Kami juga yakin JIS sebagai stadion sepak bola bertaraf internasional yang terbesar di Indonesia, juga mampu memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para penggemar Ed Sheeran,” kata Harry dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 16 Februari 2024. “Tim kami saat ini bekerja bersama dengan JIS secara intensif untuk memastikan pengalaman konser yang lancar dan menyenangkan bagi seluruh penggemar di Jakarta.”
RIRI RAHAYU | MITRA TARIGAN
Pilihan Editor: 36 Rumah Jabatan Menteri di IKN Beres Juli, Dua Unit Sudah Jadi Percontohan