by admin admin No Comments

Kemenkeu Tak Ingin PPKM Darurat Bisa Menyebar Keluar Pulau Jawa dan Bali

Suara.com – Pemerintah saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Penerapan status PPKM Darurat ini merespons lonjakan kasus covid-19 di dalam negeri, khususnya di kedua pulau tersebut yang terus tinggi.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun tak ingin status PPKM Darurat ini juga berlaku bagi wilayah di luar Pulau Jawa dan Bali.

“Makanya PPKM Mikro itu terus diperpanjang dan diperketat, kita tak ingin Pulau Sumatera, Kalimantan juga nantinya menerapkan PPKM Darurat,” kata Kepala Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam diskusi bareng media secara virtual, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga: Petugas Dishub yang Nongkrong di Warkop Saat PPKM Darurat Dipecat

Asal tahu saja, pemerintah menerbitkan aturan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Pengaturan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 17 Tahun 2021 tersebut menjadi acuan dan payung hukum dalam pelaksanaan PPKM mikro di luar Jawa dan Bali. 

Dalam Inmendagri yang terbit pada 5 Juli 2021 dan mulai berlaku tanggal 6 Juli 2021 tersebut, termuat aturan pengetatan seperti PPKM Darurat bagi daerah yang telah diklasifikasikan sebagai daerah yang levelnya memenuhi prasyarat diberlakukannya pembatasan secara lebih ketat.

“Ini adalah bentuk preventif yang dilakukan pemerintah, kita tak ingin lonjakan kasus juga terjadi di luar Pulau Jawa dan Bali,” ungkap Febrio. 

Baca Juga: TKA Masuk Indonesia Saat PPKM Darurat, Jokowi Didesak Sanksi Menteri Terkait

by admin admin No Comments

Jumlah Penumpang di Bandara DEO Sorong Menurun Akibat PPKM Mikro Berlaku

“Memang benar hari ini ada penurunan jumlah penumpang, baik yang pergi maupun datang di Bandara DEO Sorong. Kemungkinan penurunan jumlah penumpang ini terjadi, sehubungan dengan persyaratan yang wajib dilengkapi oleh calon penumpang. Misalnya seperti wajib menunjukkan hasil PCR SWAB dan menunjukkan surat bukti vaksin COVID-19 minimal dosis pertama,” ujarnya saat ditemui, di ruang kerjanya, Kamis (8/7).

by admin admin No Comments

CPNS 2021, Ini Instansi dengan Pelamar Terbanyak dan Tersedikit per Siang Ini

TEMPO.CO, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka seleksi CPNS 2021 dan PPPK sejak 30 Juni 2021 lalu. Lewat akun Facebook resmi, BKN mengupdate jumlah pendaftar per pukul 11.42 WIB, Kamis, 8 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

Selain menjelaskan total pendaftar CPNS 2021, BKN mengungkapnya data jumlah pendaftar terbanyak dan tersedikit. Berikut datanya:

Top 10 Instansi dengan Pelamar Terbanyak
1. Kementerian Hukum dan HAM 176.553
2. Kementerian Perhubungan 48.641
3. Kejaksaan Agung 47.642
4. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 15.780
5. Pemerintah Provinsi Jawa Barat 15.253
6. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 14.862
7. Pemerintah Provinsi Jawa Timur 14.732
8. Kementerian Kesehatan 10.196
9. Kementerian Pertanian 9.405
10. Pemerintah Kab. Bandung 9.396


Lihat Juga


by admin admin No Comments

6 Negara Vaksinasi Covid Tinggi Tapi Kasus Corona Naik

Jakarta, CNBC Indonesia – Vaksinasi dipercaya sebagai sebuah alat untuk meredakan pandemi Covid-19 di dunia. Seluruh negara saat ini berlomba-lomba mempercepat kampanye vaksinasinya agar bisa memulai kegiatan sebagaimana saat pra-pandemi.

Akan tetapi, percepatan vaksinasi mungkin tidak menjadi jalan yang ampuh untuk mengekang pandemi. Hal ini terlihat dari data-data infeksi yang diberikan oleh enam negara dunia yang memiliki angka vaksinasi yang cepat namun kasus Covid-19 malah cenderung naik.


Enam negara itu adalah Uni Emirat Arab (UEA), Republik Seychelles, Mongolia, Uruguay, Chile, dan Inggris. Berikut penjelasan mengenai kenaikan kasus di enam negara itu mengutip CNBC International:

Halaman 2>>>