by admin admin No Comments

BAZNAS Pastikan Nutrisi dan Kesehatan Ternak Jelang Idul Adha 1442 Hijriah

Suara.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyiapkan hewan ternak terbaik dalam menyambut Hari Raya Idul Adha mendatang. Seperti di Balai Ternak BAZNAS Bogor, salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan kecukupan nutrisi dan kesehatan ternak dengan memberi suplemen alami berupa jamu herbal kepada ternak.

“Jelang hari raya Idul Adha, BAZNAS terus menyiapkan kurban berkualitas, serta memastikan kesehatan hewan ternak, salah satunya dengan memberikan jamu. Jamu herbal dipilih karena dapat menjadi suplemen alami meningkatkan nafsu makan domba, sehingga ternak mengalami peningkatan bobot yang signifikan, serta menjaga daya tahan tubuh ternak,” kata Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, pada Senin, (12/7/2021).

Saidah menuturkan, jamu herbal yang diberikan berasal dari kunyit yang merupakan salah satu tanaman herbal khas Indonesia. Cara pembuatannya adalah kunyit diparut halus dan diberikan kepada ternak satu kali dalam sehari sebelum memberikan pakan ternak.

“Penggunaan empon tanaman herbal ini memang memiliki manfaat bagi ternak sekaligus menjadi solusi yang mudah serta bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tenak. Selain itu, jamu yang terbuat dari kunyit berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan kambing serta meningkatkan kinerja organ pencernaan ternak,” katanya.

Baca Juga: Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2021? Ini Jadwalnya

Kini para peternak BAZNAS yang tersebar di 16 balai ternak di seluruh Indonesia sedang menyiapkan hewan ternak berkualitas dan terbaik untuk menyambut hari raya kurban.

Balai Ternak BAZNAS Bogor memiliki 47 peternak, terbagi dalam dua kelompok. Para peternak mustahik di sana sering kali diandalkan untuk menyuplai ternak guna permintaan bibit, aqiqah, kurban, dan permintaan lainnya dari masyarakat.

“Kemandirian peternak pun sudah terlihat dari pemeliharaan ternak yang sesuai SOP. Pasalnya, selama menjadi binaan BAZNAS para peternak tak hanya dimodali hewan saja, namun juga pendampingan dan pelatihan secara rutin,” ujar Saidah.

Saidah menuturkan, kemandirian itu juga berdampak pada peningkatan pendapatan rata-rata peternak. Selain itu, di Balai Ternak BAZNAS Bogor juga sudah mempunyai unit usaha seperti rumah kompos, dengan produk pupuk organik Cimande yang telah melewati uji laboratorium ilmu tanah IPB, usaha layanan aqiqah, sate kabita, intergrated farming, dan budidaya ikan.

Selain itu, saat ini juga sudah mulai mempersiapkan kelembagaan lokal berbadan hukum koperasi peternak, sehingga dapat memperluas pasar peternakan.

Baca Juga: Wali Kota Samarinda Beri Lampu Hijau Buat Warga yang Ingin Gelar Salat Id, Tapi Ada Syarat

by admin admin No Comments

PPKM Darurat, Penumpang Kereta Lokal PT KAI Turun 67 Persen

TEMPO.CO, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI melakukan berbagai upaya untuk mengurangi mobilitas masyarakat pada masa PPKM Darurat melalui transportasi Kereta Api. VP Public Relations KAI Joni Martinus menerangkan langkah-langkah tersebut yaitu dengan mengurangi perjalanan, membatasi kapasitas maksimal penumpang, memperketat persyaratan calon pelanggan, serta meningkatkan pengawasan protokol kesehatan.

ADVERTISEMENT

“Di samping mengurangi perjalanan Kereta Api, pada masa PPKM Darurat ini , KAI hanya menjual tiket Kereta Api Jarak Jauh sebanyak 70 persen dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk menjaga physical distancing,” kata dia.

Upaya selanjutnya yang KAI lakukan dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat yaitu dengan memperketat persyaratan naik Kereta Api Jarak Jauh. Bagi pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama.


Lihat Juga


by admin admin No Comments

Dongeng Pendek untuk Anak: Ayam Jago yang Pintar

Ilustrasi ibu membacakan dongeng untuk anak. Foto: Shutter Stock
Kegiatan mendongeng rupanya dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ikatan emosional antara Anda dan anak, Moms. Selain itu, membacakan dongeng untuk anak juga memiliki beragam manfaat lainnya. Apa saja?

ADVERTISEMENT

Mulai dari memperkaya kosakata anak, meningkatkan daya imajinasi, meningkatkan kemampuan otak anak, membantu anak jadi lebih rileks, hingga meningkatkan kesehatan mental. Selain itu, lewat mendongeng, anak juga bisa belajar banyak hal dengan lebih menyenangkan, Moms. Jadi yuk, terapkan kebiasaan ini sedini mungkin pada anak.

Nah, bila Anda bingung dongeng apa yang ingin diceritakan pada si kecil malam, kumparanMOM punya referensinya. Berikut ada salah satu dongeng pendek yang dapat Anda bacakan sebagai pengantar tidurnya, berjudul “Ayam Jago yang Pintar”. Disimak kisahnya yuk, Moms!

Dongeng untuk Anak: Ayam Jago yang Pintar

Dongeng Pendek untuk Anak: Ayam Jago yang Pintar Foto: Shutter Stock

Pada dahulu kala, hiduplah seekor rubah licik di sebuah hutan yang sangat besar. Rubah tersebut sangat bangga dengan kecerdasannya.

Suatu hari, ia sangat lapar dan berkeliaran mencari makanan di sekitar hutan. Saking laparnya, ia tampak lesu dan tidak bisa berjalan.

ADVERTISEMENT

Tiba-tiba, rubah melihat seekor ayam jantan di atas atap rumah. Setelah melihat ayam tersebut, rubah mulai meneteskan air liurnya. Kemudian, ia membayangkan dirinya tengah menyantap ayam itu! “Nyam, nyam, nyam.”

Ya, rubah berpikir untuk memakan ayam jantan itu. Rubah pun membuat rencana untuk membuat ayam jantan tersebut turun ke bawah atau tanah dan kemudian ia akan memakannya.

Rubah berpura-pura menjadi teman ayam jantan. “Oh, sahabatku, ayam! Akhirnya aku melihat kamu setelah waktu yang sangat lama. Kamu tampaknya kini kurus dan menjadi sangat lemah. Coba turun dan biarkan aku menghitung denyut nadimu dan aku akan periksa apa yang salah dengan tubuhmu,” ujar rubah licik itu kepada ayam.

Dongeng Pendek untuk Anak: Ayam Jago yang Pintar Foto: Shutter Stock

Tapi, ayam jantan itu tidak mudah percaya dengan ucapan rubah. Karena, ayam tahu bahwa rubah suka berbohong.

ADVERTISEMENT

“Hai, rubah, sayangku. Aku merasa sangat lelah dan lemah. Aku bahkan tidak bisa turun dari atap,” jawab ayam jago yang pintar itu.

Rubah pun menyadari bahwa ayam jantan itu terlalu pintar untuknya. Ayam pun mulai tertawa terbahak-bahak. Sementara, rubah benar-benar malu dan pergi berlari secepatnya meninggalkan tempat itu.

Pesan Moral dari Dongeng Anak “Ayam Jago yang Pintar”

Moms, dari dongeng di atas, anak dapat memetik pelajaran bahwa kita tidak boleh berbohong kepada siapa pun. Sebab, bila seseorang sekali berbohong, maka ia tidak lagi dipercaya oleh banyak orang. Sama halnya seperti yang dialami rubah kepada ayam. Jadi, tanamkanlah pada anak untuk berkata jujur apa pun kondisinya.

by admin admin No Comments

40.000 dosis vaksin COVID-19 berbayar tersedia di enam kota

Jakarta (ANTARA) – PT Kimia Farma Diagnostika menyediakan 40.000 dosis vaksin individu berbayar untuk tahap pertama penyaluran di enam kota Jawa hingga Bali.

Plt Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika Agus Chandra mengatakan pihaknya membuka delapan titik penjualan vaksin COVID-19 melalui jaringan klinik perusahaan, yakni tiga di Jakarta, lalu Bandung, Solo, Semarang, Surabaya dan Bali.

“Masing-masing titik kami siapkan 5.000 dosis sambil melihat kesiapan animo maupun demand masyarakat,’ kata Agus Chandra dalam konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan aturan pemerintah, harga vaksin berbayar per dosis Rp321.660 ditambah dengan harga layanan Rp117.910 sehingga harga per dosis vaksin yang dibebankan kepada penerima manfaat seharga Rp439.570 per dosis.

Setiap orang mendapatkan injeksi sebanyak dua kali, sehingga harga paket lengkap vaksin berbayar itu mencapai Rp879.140 per individu.

Kimia Farma Diagnostika akan membuka akses bagi masyarakat yang ingin membeli vaksin impor jenis Sinopharm tersebut mulai Senin besok (12/7/2021).

Perusahaan yang merupakan cucu usaha PT Kimia Farma (Persero) ini adalah pelaksana kegiatan vaksinasi gotong royong individu untuk masyarakat umum yang tidak terdaftar di badan usaha maupun badan hukum.

Selain menyediakan vaksin di klinik, Kimia Farma Diagnostika juga akan memperluas jangkauan penyediaan vaksin berbayar mulai dari bandara hingga ke pusat-pusat perbelanjaan di berbagai kota besar usai pemerintah mencabut kebijakan PPKM Darurat.

“Vaksinasi ini opsional, tidak wajib, masyarakat bisa memilih karena tidak semua orang bisa terdaftar di badan usaha atau badan hukum,” kata Agus.

Baca juga: Wagub DKI: Jakarta tidak terapkan kebijakan vaksin berbayar

Baca juga: Jumlah vaksin gotong royong individu tersedia 1,5 juta dosis

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

by admin admin No Comments

Target Luhut: Kasus Harian Covid di Bawah 10 Ribu per Agustus

Jakarta, CNBC Indonesia – Koordinator PPKM Darurat Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan kembali mengingatkan agar seluruh jajaran di daerah menekan mobilitas masyarakat saat PPKM Darurat. Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi dalam keterangan pers PPKM Darurat, Minggu (11/7/2021).

“Koordinator PPKM Darurat juga memerintahkan penyekatan untuk menekan mobilitas masyarakat harus kuat dan tegas. Karena apabila mobilitas dapat ditekan maka diperkirakan bulan Agustus kasus Covid-19 bisa menurun sampai di bawah 10 ribu kasus per harinya,” jelasnya.

Selain itu, Luhut menekankan pada jajaran pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan masyarakat tidak ada masalah pemenuhan kebutuhan pokok. Dia juga meminta TNI/Polri mencari lokasi marginal di tiap daerah dan memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat.

Pemerintah juga ingin melakukan penyaluran secara micro targeting atau tersasar dengan detail. Terutama dalam distribusi vaksin, obat dan bantuan sosial.

Hal ini khususnya bagi masyarakat di kawasan pinggirian. Menurut Dedy, penyaluran harus dilakukan secara cepat dan menekankan masyarakat Indonesia tidak akan dibiarkan tidak bisa makan.

“Menteri Sosial (Tri Rismaharini) memimpin langsung pemutakhiran data terpadu kesehatan kesejahteraan sosial atau DTKS. Pemutakhiran data harus dilakukan karena proses terus menerus dan dinamis. Mempertimbangkan warga yang pindah alamat, meninggal atau tingkat kesejahteraan berubah,” jelas Dedy.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)