by admin admin No Comments

Indonesia Impor 121,9 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Cina, Ini Rinciannya

TEMPO.CO, Jakarta – Selama masa pandemi ini, Indonesia tercatat sudah mengimpor 121,9 juta dosis vaksin Covid-19 dari Cina. Cina yang merupakan salah satu negara produsen vaksin yang terbesar di dunia ini menjadi pemasok masif bagi RI.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, Cina hingga kini telah membantu lebih dari US$ 2 miliar kepada negara-negara berkembang yang terpukul pandemi. Bantuan dalam bentuk barang dan peralatan medis itu digulirkan ke lebih dari 150 negara dan 13 organisasi internasional.

Selain itu, Cina juga mengawasi dan mendukung kerja sama produksi vaksin dengan sejumlah negara. “Perusahaan vaksin Cina telah mulai kerjasama produksi di berbagai negara seperti Indonesia, Uni Emirat Arab, Mesir, Brasil dan lain-lain agar produksi melampaui 200 juta dosis,” kata Xiao.

Adapun kerja sama bilateral antara Indonesia dan Cina, menurut dia, telah diperluas cakupannya dari yang awalnya pada bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya, kini ditambah sektor kelautan. Hal ini akan membuka peluang adanya kerja sama lebih lanjut di bidang produksi vaksin, untuk melawan nasionalisme vaksin yang membahayakan pemulihan dunia dari pandemi.  

BISNIS

Baca: Luhut ke Media: Tak Usah Buat Berita Kontradiksi atau Statement Saya Dipotong


Lihat Juga


by admin admin No Comments

Jual beli Tokek Leopard Gecko beromset puluhan juta

ANTARA – Sebagian orang menilai, tokek merupakan jenis reptil menyeramkan. Namun berbeda dengan tokek pada umumnya, varian Leopard Gecko memiliki keunikan dengan warna badannya. Budidaya tokek Pakistan tersebut ternyata jika dikelola dengan baik dapat menghasilkan omset puluhan juta rupiah. (Evan Ervani/Rayyan/Anom Prihantoro)

by admin admin No Comments

Sri Mulyani Bicara Planet Lain dan Orang Kaya ke Luar Angkasa!

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sore ini hadir dalam puncak acara dies natalis PKN STAN yang ke-6. Acara ini berlangsung secara virtual yang juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat Kementerian Keuangan.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani sempat bercerita mengenai kisah beberapa orang yang berhasil terbang dan mengudara luar angkasa dengan pesawat Virgin Galactic. Salah satunya adalah Miliarder Sir Richard Branson.

Kisah ini diceritakan karena ia ingin para mahasiswa PKN STAN bisa memiliki semangat yang sama gigihnya untuk mencapai suatu tujuan. Agar mahasiswa PKN STAN bisa melihat dunia luar sebagai contoh untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.


“Jadi di belahan dunia lain mereka sudah maju. Tidak hanya dunia ini tapi mereka sudah bicara tentang planet lain,” ujar Sri Mulyani, Kamis (15/7/2021).

Ia berharap bahwa PKN STAN bisa melahirkan para pengelola keuangan negara yang memiliki ambisi tinggi untuk Indonesia. Oleh karenanya institusinya juga harus semakin baik dan menjadi terbaik ke depannya.

Sekali lagi ia menekankan agar para mahasiswa ini terus berpikiran terbuka dan jangan pernah arogan apalagi tak bertata krama. Sebab itu bisa menghancurkan negara ini.

“Jadi saya titip ke PKN STAN dan mahasiswanya jadilah orang yang berpikiran terbuka. Grounded di negara ini, tapi pikiran dan ambisi anda tidak terbatas. Lihat perspektif negara lain sudah maju dan jangan pernah menyalahkan orang lain, kita sibuk benahi saja apa yang kurang,” tegasnya.

Pesan Lain Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati juga mengatakan, untuk menjadi orang yang maju jangan pernah mencari-cari kesalahan orang lain. Tetapi lebih baik membenahi diri sendiri agar menjadi lebih baik.

Nasihat ini disampaikan kepada seluruh mahasiswa serta alumni PKN STAN yang hari ini merayakan Dies Natalis ke-6. “Jangan pernah menyalahkan orang lain, kita sibuk benahi saja. Apa sih yang kurang,” ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Hal ini dinilai juga berlaku dalam mengelola keuangan negara. Dimana harus mempunyai pikiran yang terbuka dan melihat negara lain yang sudah maju sebagai contoh untuk membawa Indonesia lebih baik lagi.

Sebab, sebagai pengelola keuangan negara, jika ingin mencari kesalahan maka banyak sekali yang bisa ditemukan dan nggak akan selesai-selesai.

Oleh karenanya, ia meminta semua mahasiswa sekaligus calon bendahara negara ini untuk lebih sibuk membenahi Indonesia sehingga tak ada waktu mencari-cari kesalahan.

“Kita kerjaan ketekunan, ambisi sehat dan terus menerus membuat perbaikan. Setiap hari isilah dengan kebaikan, kalau anda tidak bisa berbuat kebaikan paling tidak nggak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

by admin admin No Comments

Ingin Beli Saham IPO Bukalapak? Simak Cara Berikut

Kirimkan FPPS yang telah ditandatangani ke perusahaan efek melalui surat elektronik (email) yang diinformasikan perusahaan efek. Perhatikan jadwal masa penawaran umum pembelian saham yang akan dilayani setiap hari sampai pukul 15.00 WIB, dan di hari terakhir sampai pukul 10.00 WIB. Apabila dana belum berstatus ‘good fund’, pesanan belum bisa diproses.

by admin admin No Comments

Cerita Santri di Tangerang Dapat Bantuan Kacamata Gratis dari BRI

Suara.com – Rasa syukur tiada henti terus diucapkan seorang santri bernama Altaf Abi F (15 tahun). Matanya berbinar, impian untuk mendapat kacamata layak akhirnya terwujud dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Dia mengaku cukup kesulitan membaca dengan kacamatanya, yang dikenakannya saat ini. Bahkan, dia juga tak begitu leluasa untuk beraktifitas lebih sering bersama teman sebayanya.

Kini kesulitan tersebut telah berlalu. Kacamata yang diberikan BRI sangat membantunya dalam beraktivitas. Dia pun terkejut kalau harga kacamata tersebut di luar dari kemampuan ekonomi orang tuanya.

“Kebetulan mata saya silinder. Saya berterima kasih sekali dengan BRI. Orang tua juga berterima kasih,” ungkap Altaf.

Baca Juga: BRI Kerahkan Teras Kapal untuk Vaksinasi di Empat Wilayah Kepulauan di Indonesia

Altaf pun berjanji untuk belajar lebih giat dengan kacamata barunya. Baginya, hal tersebut merupakan wujud terima kasih yang paling mungkin dilakukan untuk membalas kebaikan BRI.

Sekretaris Yayasan Nurul Iman Al-Musthofa, Deden Saputra mengakui, banyak peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, dia pun sangat mengapresiasi program CSR BRI ini untuk membantu peserta didik yang membutuhkan kacamata untuk meningkatkan kualitas belajar.

“Para orangtua sangat berterimakasih, lantaran kemampuan mereka membeli kacamata tidak mampu, bahkan untuk makan pun masih mikir. Namun adanya bantuan kacamata, buat mereka bantuan itu hal luar biasa,” kata Deden menambahkan.

Dengan CSR BRI ini, Deden pun yakin, semakin banyak lagi peserta didik termotivasi untuk belajar karena kacamata yang sangat nyaman. Dia pun berharapan bantuan yang diterima Yayasan Nurul Iman Al-Musthofa dari BRI dapat dilanjutkan lagi. Terlebih kebutuhan peserta didik sangat banyak, tetapi keterbatasan ekonomi masih menjadi kendala utama untuk meningkatkan kualitas belajar.

Adapun demi menumbuhkan budaya gemar membaca kepada pelajar, BRI melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “BRI Melihat Dunia”.

Baca Juga: Dukung Penanganan Pandemi, BRI Bantu Fasilitas Penunjang RS di Berbagai Wilayah Indonesia

Perseroan membagikan 5.000 kacamata secara gratis kepada pelajar yang memiliki masalah pada penglihatan. Salah satu penerima bantuan BRI adalah Yayasan Nurul Iman Al-Musthofa, yang berlokasi di Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang.