by admin admin No Comments

Palsukan PCR, Penumpang Pesawat Positif Covid Tujuan Ternate Dijemput Satgas

TEMPO.CO, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Ternate, melaporkan adanya penumpang maskapai berinisial DW melakukan perjalanan tujuan Jakarta-Ternate, Maluku Utara (Malut) positif COVID-19. DW diduga memalsukan dokumen hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR).

ADVERTISEMENT

“Setelah hasil positif COVID-19 pihak bandara langsung menghubungi tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate, untuk melakukan evakuasi dengan memakai pakaian alat pelindung diri (APD), kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah untuk melakukan isolasi mandiri dan akan diawasi oleh petugas Satgas,” ujarnya kepada ANTARA di Ternate, Minggu, 28 Juli 2021.

Dengan kejadian tersebut maka pihak Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate berkoordinasi dengan pihak bandara serta instansi terkait untuk memperketat pengawasan di bandara.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak maskapai penerbangan Citilink terkait adanya kejadian pemalsuan dokumen PCR ini.


Lihat Juga


by admin admin No Comments

Serbuan Vaksinasi TNI untuk pulihkan ekonomi Kepri

ANTARA – Kepulauan Riau terus menggenjot percepatan vaksinasi COVID-19 untuk 1.402.331 warganya. Komandan Korem 033 Wira Pratama, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, menyatakan keterbatasan stok vaksin di wilayah setempat masih terus diupayakan, salah satunya dengan Serbuan Vaksinasi TNI yang dilakukan secara masif dan merata di seluruh Indonesia.(Pradanna Putra Tampi/Agha Yuninda Maulana/Sizuka)

by admin admin No Comments

Penerbangan Luar Angkasa Jeff Bezos Lebih Bahaya dari Branson

Jakarta, CNBC Indonesia – Kesuksesan miliarder Richard Branson menggapai ke tepi luar angkasa pada 11 Juli lalu bakal disusul oleh bos Amazon Jeff Bezos. Bila tak ada aral melintang pada 20 Juli 2021 nanti perusahaan luar angkasa Jeff Bezos, Blue Origin akan melakukan perjalanan luar angkasa dengan pesawat New Shepard Blue Origin. Momen 20 Juli tersebut sekaligus menandai peringatan ke-52 tahun pendaratan Apollo 11 di Bulan.

Namun, Jeff Bezos harus mengurangi keyakinannya untuk bisa selamat 100% dalam penerbangan tersebut. Pasalnya, penerbangan yang dilakukan oleh orang terkaya sejagat ini berbeda dengan perjalanan luar angkasa yang sebelumnya dilakukan oleh miliarder Richard Branson pemilik Virgin Galactic yang telah lebih dulu sukses ke luar angkasa pada 11 Juli lalu.

Branson ke luar angkasa menggunakan pesawat VSS Unity yang sebelumnya diangkut dengan bantuan SpaceShipTwo. Ia dan rekan-rekannya ke luar angkasa layaknya seperti terbang menggunakan pesawat pada umumnya dengan kapsul bersama dua pilot.


Sementara Bezos menembus mencapai ketinggian sub orbital memanfaatkan New Shepard, sebuah roket yang melaju secara vertikal dan tanpa pilot. Peluncuran New Shepard seperti menerbangkan roket biasanya tentu lebih berisiko, yang diibaratkan seperti misi berawak pertama.

Dilansir dari Live Science, Minggu (18/7) roket New Shepard beroperasi secara mandiri dan dapat menampung hingga enam penumpang. Roket ini akan diluncurkan dari landasan peluncuran Texas Barat hingga ketinggian 62 mil (100 kilometer), yang sering dianggap sebagai batas ruang angkasa.

“Perjalanan luar angkasa sendiri, merupakan bisnis yang dinilai berisiko. Faktor utama yang mempengaruhi risiko tersebut di antaranya tingkat pengalaman perusahaan peluncuran, jumlah peluncuran yang dilakukan kendaraan tertentu dan jenis mesin roket yang digunakan”, ujar Joseph Fragola, CEO Asti Group, LLC dan seorang insinyur sistem independen.

Blue Origin, perusahaan luar angkasa Bezos, telah menerbangkan New Shepard 15 kali selama tes tanpa awak, dengan hanya satu kegagalan parsial di mana kapsul penumpang mendarat dengan selamat namun pendorong roketnya jatuh.

“Rekam jejak tersebut tentunya catatan yang sangat positif,” ujar Fragola.

Namun, setelah insiden Challenger 1986, Fragola menghitung bahwa armada pesawat ulang-alik yang sangat kompleks akan mengalami kegagalan sekitar 1 dari setiap 120 peluncuran. Angka tersebut ternyata cukup akurat mengingat program tersebut menerbangkan 135 misi selama 30 tahun dan menderita kerugian.

Menurut catatan, dua tragedi selama periode tersebut mengakibatkan pesawat luar angkasa Challenger hancur hanya dalam 73 detik setelah terbang dan menewaskan tujuh awak pesawat di dalamnya.

Tetapi para ahli sepakat bahwa sebagian besar peluncuran yang persiapannya sudah sangat matang dilakukan, memungkinkan tim teknik mereka untuk mengatasi permasalahan yang ada dan memiliki tingkat kegagalan sekitar 1 dari 1.000 penerbangan.

“Dibandingkan dengan pesawat terbang, ini lebih sangat mengerikan”, kata Fragola.

Melihat pengalaman Blue Origin sejauh ini, Fragola memperkirakan bahwa kemungkinan terjadi kesalahan dengan roket tersebut berada pada kemungkinan 1 dibanding 100 dan 1 banding 500 penerbangan, dengan perkiraan terbaik yakni 1 banding 200 kemungkinan kecelakaan.

Sebagai catatan, perlombaan orang terkaya dunia untuk menembus tepi luar angkasa terus terjadi. Sebelumnya miliarder Richard Branson pemilik Virgin Galactic telah lebih dulu sukses ke luar angkasa pada 11 Juli lalu.

Pada 20 Juli 2021 nanti, Jeff Bezos bersama saudaranya Mark Bezos bersiap ke luar angkasa. Selain itu ada dua orang lainnya yaitu pelopor kedirgantaraan legendaris Wally Funk dan Oliver Daemen yang baru berusia 18 tahun.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

by admin admin No Comments

Deklarasi Gotong Royong akan Beri Dampak Signifikan bagi Buruh di Masa PPKM Darurat

Suara.com – Deklarasi Gotong Royong yang melibatkan pemerintah, Kadin, Apindo, dan pekerja/buruh dinilai bakal memberikan dampak signifikan bagi pekerja/buruh dalam menghadapi masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di wilayah Jawa-Bali. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja BUMN, Ahmad Irfan Nasution, mengatakan, Deklarasi Gorong Royong menghadapi PPKM Darurat ini banyak memberikan manfaat bagi teman-temen pekerja/buruh.

Salah satunya melalui kolaborasi pengusaha, industri, dan pekerja/buruh bersama pemerintah, diyakini akan dapat menurunkan angka kasus Covid-19 dan menyelamatkan para pekerja serta keluarganya dari terpapar Covid-19.

“Jika angka kasus Covid-19 sudah landai kembali, maka ketenangan dalam bekerja dapat kembali diperoleh dan produktivitas pun semakin meningkat. Mudah-mudahan deklarasi gotong royong ini dapat memenangkan Indonesia. Indonesia bangkit kembali, ” kata Ahmad, Jakarta, Minggu (16/72021)

Ia menambahkan, komitmen melalui deklarasi gotong royong di tengah kebijakan PPKM dan percepatan vaksinasiCovid-19 perlu didukung masyarakat. Untuk itu, Ahmad mengajak semua elemen anak bangsa saat ini harus ikut aktif melakukan langkah-langkah mengendalikan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kemnaker Lakukan Masifikasi WLKP Online

Tujuan deklarasi gotong royong adalah untuk mengatasi tantangan ketenagakerjaan yang dilandasi semangat saling peduli, optimistis, dan bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19.

“Kehadiran pekerja/buruh dalam deklarasi kemarin, sebagai bukti buruh/pekerja siap berkolaborasi dengan pengusaha dan pemerintah dalam rangka menyukseskan PPKM Darurat dan vaksinasi,” katanya

Ahmad juga meyakini, partisipasi buruh/pekerja dalam situasi PPKM Darurat sebagai solusi bahwa pandemi Covid-19 yang telah menyerang Indonesia sejak awal tahun lalu hingga kini, harus diatasi secara serentak, dan tidak bisa dilawan secara parsial.

“Semua upaya ini tidak bisa dijalankan secara parsial. Tapi harus dilakukan secara serentak bersama-sama dengan melibatkan pengusaha dan pekerja sebagai tanggung jawab dan persoalan bersama. Kami hadir dilandasi semangat saling peduli, optimistis, dan bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19. Terakhir, kami memohon kepada BUMN dan seluruh pengusaha untuk tidak memotong hak hak pekerja selama PPKM ini,” kata Ahmad.

Sementara Ketua Umum KSPSI, Yorrys Raweyai, menyatakan bahwa Deklarasi Gotong Royong PPKM Darurat yang ditandatangani oleh Kementerian Ketenagakerjaan, pengusaha (Kadin dan Apindo), serta Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia/KSPSI) adalah bentuk kesamaan visi dan misi 3 pilar dalam hubungan industrial. Deklarasi ini sekaligus menjadi bangunan semangat antara ketiganya dalam merespons berbagai tantangan ketenagakerjaan di masa-masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kemnaker, Apindo, Kadin, dan Pekerja Gelar Deklarasi Gotong Royong

Menurut Yorrys, eskalasi pandemi yang semakin meningkat tajam dengan berbagai dampak yang dimunculkan, berkorelasi langsung dengan tatanan kehidupan masyarakat. Tidak hanya pada tenaga kerja, tapi juga pada sektor usaha serta pemerintah sebagai regulator.