by admin admin No Comments

Pupuk Kaltim kurban 102 sapi dan 60 kambing untuk 6.014 mustahik

sehingga kita bisa membantu melalui kurban tahun ini

Jakarta (ANTARA) – PT Pupuk Kalimantan Timur berbagai hewan kurban berupa 102 ekor sapi dan 60 ekor kambing untuk para mustahik dengan total 6.014 kepala keluarga saat Idul Adha 1442 Hijriah.

Ratusan hewan kurban itu merupakan dukungan dari para direksi, manajemen, dan karyawan bersama keluarga besar perusahaan.

“Lebih dari separuh karyawan ikut berkurban tahun ini. Atas nama direksi dan manajemen, kami sangat mengapresiasi, semoga menjadi berkah bagi karyawan bersama keluarga, serta memberi manfaat bagi para mustahik di Kota Bontang,” kata Direktur Utama Pupuk Kalimantan Timur Rahmad Pribadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia berpesan agar Idul Adha tahun ini disambut dengan memperbanyak syukur karena masih diberi kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Menurut dia, perayaan Idul Adha menjadi momentum ibadah dengan saling berbagi karena hakikat kurban merupakan salah satu upaya menumbuhkan kepekaan dan solidaritas antarsesama manusia.

“Terlebih di tengah pandemi banyak saudara kita yang membutuhkan, sehingga kita bisa membantu melalui kurban tahun ini,” ujar Rahmad.

Baca juga: Pupuk Kaltim beri beasiswa 36 pelajar berprestasi di Bontang

Pupuk Kalimantan Timur yang merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia Holding Company itu menyalurkan hewan kurban melalui Badan Pembina Umat Islam (BPUI).

Bursa hewan kurban digelar secara daring melalui aplikasi Mitros untuk memberi kemudahan pelayanan bagi para muqorrib. Bursa kurban juga diselenggarakan luring selama tiga hari dengan protokol kesehatan yang ketat.

Prosesi penyembelihan diawali penyerahan hewan kurban oleh Direktur Utama Pupuk Kalimantan Timur Rahmad Pribadi kepada Ketua Pelaksana Kurban BPUI Brian Salviantono di halaman parkir Masjid Baiturrahman Bontang, Selasa.

Penyaluran daging kurban menyasar para mustahik dengan total 6.014 kepala keluarga. Mereka tersebar di sejumlah kelurahan di Bontang Barat, Bontang Utara, hingga jalan Pipa dan Poros Bontang Sangatta.

“Para mustahik ditentukan melalui survei tim BPUI agar penyaluran tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Selain di Baiturrahman, pendistribusian juga dilakukan melalui sejumlah masjid di bawah koordinasi BPUI,” kata Ketua Pelaksana Kurban BPUI Brian Salviantono.

Ketua Takmir Masjid Al-Misbah Bontang Kuala Dadi Gunawan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para muqorrib Pupuk Kalimantan Timur untuk penyaluran hewan kurban melalui pihaknya.

Dia memastikan penyaluran daging kurban bagi para mustahik sesuai sasaran penerima.

“Meski di tengah pandemi COVID-19, Pupuk Kalimantan Timur masih terus memberi kepedulian bagi masyarakat. Kami pastikan amanah para muqorrib tersampaikan kepada mustahik yang ada di Kelurahan Bontang Kuala,” ucap Dadi.

Baca juga: Pupuk Kaltim distribusikan 1,7 juta ton pupuk pada kuartal I 2021
Baca juga: Peduli lingkungan, Pupuk Kaltim konsisten tekan emisi gas rumah kaca

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

by admin admin No Comments

Jokowi: Jika Kasus Turun, 26 Juli Ekonomi Dibuka Bertahap!

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan pers terkait perkembangan terkini PPKM Darurat. Seperti ditayangkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021).

Jokowi mengungkapkan pemerintah memperpanjang PPKM darurat sampai 25 Juli lalu melakukan pembukaan ekonomi secara bertahap per 26 Juli 2021. Hal ini pun ditegaskan dalam akun Instagramnya, Selasa (20/7).


[Gambas:Instagram]

Ia bilang penerapan PPKM Darurat dari tanggal 3 Juli 2021 adalah kebijakan yang tidak bisa dihindari, yang harus diambil pemerintah meskipun sangat berat. Jokowi menegaskan pemerintah memutuskan untuk melanjutkan pelaksanaan PPKM Darurat sampai tanggal 25 Juli 2021, atau diperpanjang selama 5 hari.

“Selanjutnya, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap beberapa jenis kegiatan perekonomian,” kata Jokowi dalam akun Instagramnya.

Jokowi juga meminta semua bisa bekerjasama dan bahu membahu untuk melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus Covid-19 akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit berkurang.

Berikut pidato lengkap Presiden Jokowi, Selasa malam (20/7):

Penerapan PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 Juli 2021, adalah kebijakan yang tidak bisa kita hindari, yang harus diambil pemerintah meskipun sangat berat. Ini dilakukan untuk menurunkan penularan Covid-19, dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di Rumah Sakit (RS), sehingga tidak membuat lumpuhnya RS lantaran over kapasitas pasien Covid-19 serta agar layanan kesehatan untuk pasien dengan penyakit kritis lainnya tidak terganggu dan terancam nyawanya.

Namun alhamdulillah, kita patut bersyukur, setelah dilaksanakan PPKM Darurat, terlihat dari data, penambahan kasus dan kepenuhan bed RS mengalami penurunan. Kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan, dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak dari PPKM.

Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap.

Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50%. Pasar tradisional, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50%, tentu saja dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lainnya yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturannya, teknisnya akan diatur oleh pemerintah daerah.

Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan dengan ketat sampai pukul 21.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit. Sedangkan kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan, akan dijelaskan terpisah.

Saya minta kita semuanya bisa bekerja sama dan bahu membahu untuk melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan kepada RS juga menurun. Untuk itu, kita semua harus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, melakukan isolasi terhadap yang bergejala dan memberikan pengobatan sedini mungkin. Pemerintah akan terus membagikan paket obat gratis untuk OTG dan gejala ringan yang direncanakan sejumlah 2 juta paket obat.

Lalu bagaimana dengan bantuan untuk masyarakat yang terdampak? Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp55,21 triliun, berupa bantuan tunai, yaitu BST, BLT Desa, PKH, juga bantuan sembako, bantuan kuota internet dan subsidi listrik diteruskan.

Pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar sebesar Rp1,2 juta untuk sekitar 1 juta usaha mikro dan saya sudah memerintahkan kepada para menteri terkait untuk segera menyalurkan bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak.

Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa, untuk bersatu padu melawan Covid-19 ini. Memang ini situasi yang sangat berat tetapi dengan usaha keras kita bersama, Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial dan kegiatan sosial kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali normal.

 

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

by admin admin No Comments

Mentan: Kebutuhan Pangan Mutlak Dipenuhi secara Berkesinambungan

Suara.com – Kebutuhan pangan adalah kebutuhan utama yang mutlak dipenuhi secara berkelanjutan. Tidak boleh ada satupun warga Indonesia yang kelaparan, karena tidak bisa menemukan makanan.

“Pertanian itu bukan hanya Kementan, tapi melibatkan semua pihak untuk memenuhi ketersediaan pangan. Tidak boleh ada satu orangpun warga negara kita yang menderita kelaparan. Insyaallah pangan kita selalu cukup,” kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo. 

Ia mengarakan, ketersediaan stok pangan harus dihitung secara matang dan sesuai dengan data di lapangan. Upaya ini juga yang selama ini dilakukan, dimana Kementan terus bekerja dengan melibatkan semua pihak baik swasta maupun lembaga negara lainya.

Berdasarkan catatan BPS, Kementan berhasil menjaga situasi pangan nasional dalam keadaan aman dan terkendali. Bahkan BPS melaporkan, hasil panen beras tahun 2021 diprediksi mencapai 33 juta ton, dari realisasi hasil panen tahun 2020 yang hanya 31,33 juta ton. Selain itu, stok beras yang ada di Perum Bulog mencapai 1,39 juta ton, yang terdiri dari 1,37 juta stok cadangan beras pemerintah dan 14.765 ton stok komersial.

Baca Juga: Kembangkan Produk Olahan Lokal, Kementan Dapat Apresiasi dari DPD Sumbar

Bukan hanya itu, BPS mencatat, sektor pertanian sejak triwulan II 2020 mengalami pertumbuh sebesar 16,24 (QtoQ), dengan nilai ekspor pada Januari-Desember naik 15,79 persen atau sekitar Rp451,77 triliun. Pada triwulan 1 2021, sektor pertanian juga tumbuh meyakinkan dengan angka 2,95 (YonY).

Di sisi lain BPS mencatat, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) pada bulan Mei 2021 mengalami kenaikan yang cukup signifikan, dimana terjadi secara konsisten yang dihitung sejak Oktober 2020 hingga Mei 2021.

NTP bulan Okteber 2020 mencapai 102,25, kemudian pada November mencapai 102,86, Desember 103,25, Januari 103,26, Februari 103,10, Maret 103,29, April 102,93 dan bulan Mei tahun ini mencapai 103,29 atau naik sebesar 0,44 persen.

Begitupun dengan nilai tukar usaha petani, yang naik konsisten sejak Oktober 2020, yakni 1002,42. Pada November mencaapi 103,28, Desember 104,00, Januari 104,01, Februari 103,72, Maret 103,87, April 103,55 dan Mei bulan ini angkanya mencapai 104,04 atau naik 0,48 persen.

Baru-baru ini, BPS mengumumkan nilai ekspor sektor pertanian pada Juni 2021 mengalami kenaikan, yakni sebesar 33,04 persen (M-to-M) atau sebesar 15,19 persen secara (Y-on-Y). Kenaikan terjadi setelah komoditas tanaman obat, aromatik, rempah, kopi dan sarang burung walet memberi andil besar dalam ekspor selama Juni 2021.

Baca Juga: Komite II DPD: Ekonomi Nasional Tumbuh di Tengah Pandemi Berkat Kementan

Secara nilai, ekspor sektor pertanian tercatat mencapai 0,32 miliar dolar AS, dengan ekspor nonmigas secara nasional menyumbang sebesar 93,36 persen dari total nilai ekspor Juni 2021 yang mencapai 18,55 miliar dolar AS, atau naik sebesar 9,52 persen. Adapun secara kumulatif, ekspor nonmigas selama Januari-Juni mengalami kenaikan sebesar 94,35 persen, dimana sektor pertanian mencapai 1,95 miliar dolar AS, atau mengalami peningkatan sebesar 14,05 persen.

by admin admin No Comments

Setelah Luhut, Erick Thohir Minta Maaf ke Masyarakat Soal Penanganan Covid-19

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia soal penanganan pandemi Covid-19. Erick meminta maaf lantaran penugasan-penugasan yang diberikan untuk Kementerian BUMN dalam mengatasi wabah belum dilaksanakan secara sempurna.

ADVERTISEMENT

Pertamina Bina Medika juga sedang menyelesaikan Rumah Sakit Daruat Extention Pelni Tanjung Duren yang digadang-gadang bisa menampung 500 pasien. Erick mengklaim semua kementerian terus bekerja 24 jam sejak Covid-19 merebak.

Namun, Erick menyebut pemerintah maupun BUMN tidak bisa bekerja sendiri merampungkan program-program penanganan Covid-19 tanpa peran aktif masyarakat.

“Tidak hanya kementerian. Banyak swasta dan tokoh masyarakat yang sama-sama gotong royong menangani Covid-19. Tidak mungkin kami pemeritnah bisa sukses melakukan program-programnnya tanpa peran aktif masyarakat,” ujar Erick.


Lihat Juga