by admin admin No Comments

Terpopuler Bisnis: Bonus Hari Raya Driver Gojek Cair, Pengusaha Tekstil Rumahan Keluhkan Penjualan Lesu

TEMPO.CO, Jakarta – Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Sabtu, 22 Maret 2025 dimulai dengan perusahaan teknologi Gojek menyalurkan bonus hari raya (BHR) untuk mitra pengemudi ojek online-nya sejak kemarin.

Kemudian informasi mengenai Presiden Prabowo Subianto kembali menetapkan Kepala Kepolisian Daerah Banten Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selain itu berita tentang Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nandi Herdiaman mengeluhkan penjualan industri kecil menengah (IKM) konveksi rumahan yang lesu menjelang Lebaran. Berikut adalah ringkasan dari ketiga berita tersebut:

1. Gojek Cairkan Bonus Hari Raya untuk Driver Mulai Hari Ini, Segini Besarannya

Perusahaan teknologi Gojek mulai menyalurkan bonus hari raya (BHR) untuk mitra pengemudi ojek online-nya pada Sabtu, 22 Maret 2025. BHR adalah skema alternatif penyaluran insentif bagi mitra kerja, sebagaimana tunjangan hari raya (THR) untuk pekerja formal. 

Chief of Public Policy and Goverment Relations GoTo Ade Mulya mengatakan penyaluran BHR akan dilaksanakan dalam tiga hari. “BHR akan diterima oleh mitra driver yang memenuhi kriteria mulai tanggal 22-24 Maret 2025 melalui saldo Gopay mitra,” kata Ade dalam keterangannya pada Sabtu, 22 Maret 2025. 

Adapun kriteria yang dimaksud Ade adalah driver yang bekerja secara aktif, produktif dan berkinerja baik. Sehingga ia menegaskan BHR itu merupakan bentuk apresiasi Gojek yang ingin mendukung para mitra pengemudi saat merayakan Idulfitri 1446 Hijriah. 

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Prabowo Rombak Pimpinan KKP: Mantan Kapolda Banten Rudy Heriyanto Kembali Jadi Sekjen

Presiden Prabowo Subianto kembali menetapkan Kepala Kepolisian Daerah Banten Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ketetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 61/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan KKP tertanggal 13 Maret 2025. 

“Mengangkat dalam jabatan pimpinan tinggi madya terhitung sejak pada pelantikan,” kata Prabowo dalam warkat tersebut, dikutip Rabu, 19 Maret 2025. 

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Penjualan Lesu Menjelang Lebaran, Pengusaha Tekstil Desak Revisi Aturan Impor

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nandi Herdiaman mengeluhkan penjualan industri kecil menengah (IKM) konveksi rumahan yang lesu menjelang Lebaran. Dari 150 ribu potong pakaian yang diproduksi, hingga saat ini baru sekitar 30 persen yang terjual.

Kondisi ini, Nandi mengungkap, berbanding terbalik dengan tahun lalu. Kala itu, dua pekan sebelum Lebaran, sejumlah toko telah tutup karena kehabisan stok. Menurut dia, hal ini disebabkan pemerintah saat itu masih menerapkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. “Jauh sekali dengan tahun lalu. Penjualan sekarang masih lambat,” ujar Nandi kepada Tempo, Jumat, 21 Maret 2025.

Baca berita selengkapnya di sini.

by admin admin No Comments

Terbaru Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP-Vivo, Berlaku 23 Maret

Jakarta, CNBC Indonesia – Seluruh badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) kompak mengubah harga produk BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Diantara yang menaikkan harga adalah Shell Indonesia, BP-AKR dan juga Vivo Energy Indonesia.

Sementara SPBU milik PT Pertamina (Persero) tetap menahan beberapa produk BBM-nya. Bahkan ada harga produk BBM-nya yang turun.

Seperti contoh di SPBU Pertamina di DKI Jakarta, untuk produk BBM Pertamina Dex turun menjadi Rp 14.600 per liter dari sebelumnya bulan Februari Rp 14.800 per liter. Begitu juga Dexlite menjadi Rp 14.300 per liter dari yang sebelumnya Rp 14.600 per liter.

Sementara, untuk jenis RON 92 atau Pertamax tetap dibanderol di angka Rp 12.900 per liter. Untuk BBM jenis Pertamax Turbo juga masih Rp 14.000 per liter, begitu juga jenis Pertamax Green tetap Rp 13.700 per liter.

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” mengutip pengumuman resmi Pertamina, Jumat (21/3/2025)

Berikut daftar lengkap harga BBM di seluruh SPBU milik Pertamina, Shell, VIVO dan BP, pada 20 Maret 2025:

Harga BBM Pertamina

Solar: Rp 6.800 per liter

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Pertamax: 12.900 per liter

Pertamax Turbo: Rp 14.000 per liter

Pertamina DEX: Rp 14.600 per liter

Dexlite: Rp 14.300 per liter

Pertamax Green 95: Rp 13.700 per liter

Harga BBM Shell:

Shell Shell Super: Rp 13.590

Shell V-Power: Rp 14.060

Shell V-Power Diesel: Rp 14.760

Shell V-Power Nitro+: Rp 14,240

Harga BBM VIVO

Revvo 90: Rp 13.200 per liter

Revvo 92: Rp 13.590 per liter

Revvo 95: Rp 14.060 per liter

Diesel Primus Plus: Rp 14.760 per liter

Harga BBM BP AKR

BP Ultimate: Rp14.060 per liter

BP 92: Rp13.300 per liter

BP Ultimate Diesel: Rp14.760 per liter

BP Diesel: Rp14.380 per liter

(pgr/pgr)


Next Article Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU RI, Berlaku 18 Desember 2024

by admin admin No Comments

KAI Logistik Angkut 3.300 Ton Barang Kiriman selama Ramadan 2025

“Selain itu, KAI Logistik juga melayani pengiriman berbagai komoditas lainnya, seperti hewan, elektronik, dan tanaman. Pengiriman paket diprediksi akan mulai mengalami puncak lonjakan pada 2 minggu menjelang dan 2 minggu setelah Idul Fitri, dengan estimasi peningkatan lonjakan hingga 20 persen,” ujar Manager of Marketing & Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suryandi, dalam keterangannya, Minggu (23/3).

by admin admin No Comments

Pengusaha Truk Tanjung Emas Memprotes Larangan Angkutan Barang 16 Hari Selama Lebaran 2025

TEMPO.CO, Jakarta Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Cabang Tanjung Emas Semarang resmi menghentikan operasional angkutan barang sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pelarangan angkutan truk sumbu tiga atau lebih selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2025. Penghentian operasional ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat edaran yang dikeluarkan oleh pengurus pusat Aptrindo.

Dilansir dari Antaranews, Ketua DPC Aptrindo Tanjung Emas Semarang, Supriyono, dalam keterangannya di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 20 Maret 2025 menyatakan bahwa penghentian operasional mulai diberlakukan sejak pukul 00.00 WIB. Ia menegaskan bahwa kebijakan pelarangan tersebut memberikan dampak luas terhadap sektor logistik, terutama bagi para pengusaha dan pengemudi truk yang bergantung pada operasional harian mereka.

“Kami memahami bahwa pemerintah memiliki pertimbangan dalam mengatur lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat musim mudik dan balik Lebaran 2025. Namun, kebijakan penghentian operasional selama 16 hari dirasa terlalu lama dan sangat merugikan dunia usaha, khususnya di sektor logistik,” ujar Supriyono.

Menurutnya, larangan operasional truk selama 16 hari berturut-turut dapat menghambat distribusi barang, termasuk bahan baku industri, barang ekspor-impor, serta produk yang membutuhkan pengiriman tepat waktu. Selain itu, banyak pengemudi truk yang kehilangan pendapatan akibat kebijakan ini.

Sebagai solusi, Aptrindo meminta pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut dan menerapkan sistem yang lebih fleksibel. Supriyono mengusulkan agar truk tetap dapat beroperasi dengan aturan tertentu, seperti hanya diizinkan melintas pada jam-jam tertentu atau di jalur yang tidak terlalu padat oleh arus mudik.

“Kami berharap ada penerapan kebijakan yang lebih fleksibel, misalnya dengan memberikan izin operasional pada waktu-waktu tertentu atau melalui jalur khusus yang tidak mengganggu arus mudik,” lanjutnya.

Selain itu, Aptrindo juga mengusulkan agar pengecualian tidak hanya diberikan kepada truk pengangkut bahan kebutuhan pokok, tetapi juga bagi kendaraan yang membawa bahan baku industri atau barang ekspor-impor yang bersifat mendesak. Menurutnya, pembatasan operasional truk dalam waktu yang lama dapat berdampak pada rantai pasok nasional dan berisiko mengganggu aktivitas perekonomian.

Supriyono berharap pemerintah membuka ruang dialog yang lebih luas dengan para pengusaha angkutan darat sebelum mengambil keputusan terkait kebijakan transportasi saat musim Lebaran. Menurutnya, kebijakan yang diberlakukan seharusnya tidak hanya mempertimbangkan aspek kelancaran lalu lintas, tetapi juga memperhitungkan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

“Keputusan yang diambil sebaiknya melibatkan berbagai pihak, termasuk pengusaha angkutan darat, agar kebijakan yang diterapkan dapat lebih seimbang antara kepentingan lalu lintas dan keberlangsungan usaha di sektor logis

Riri Rahayu turun berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan editor: Cara Beli Tiket Kereta Api Tambahan di Arus Mudik Lebaran 2025