by admin admin No Comments

Masjid di Rest Area Travoy Gelar Salat Id untuk Pemudik

TEMPO.CO, Jakarta – Sejumlah masjid di Rest Area Travoy di berbagai ruas tol akan menggelar Salat Idul Fitri (Salat Id) bagi para pemudik yang masih berada di perjalanan pada Senin, 31 Maret 2025. Langkah ini dilakukan PT Jasamarga Related Business (JMRB) guna memberikan fasilitas ibadah yang nyaman bagi pengguna jalan tol selama musim mudik Lebaran.

Direktur Bisnis Fasilitas Jalan Tol PT JMRB, Bimo Esmunantyo, mengatakan penyelenggaraan Salat Id ini bertujuan untuk mempermudah pemudik dalam menjalankan ibadah meskipun belum tiba di kampung halaman.

“Kami memahami bahwa banyak pemudik masih berada di jalan saat hari raya tiba. Oleh karena itu, kami menyediakan fasilitas ibadah yang layak dan nyaman di Rest Area Travoy agar mereka tetap bisa melaksanakan Salat Id dengan khidmat,” ujar Bimo dalam keterangan resminya, Ahad, 30 Maret 2025.

Selain tempat ibadah, PT JMRB juga memastikan kesiapan rest area dalam menghadapi lonjakan pemudik. Fasilitas yang disiapkan meliputi area parkir yang luas, kebersihan area ibadah, serta kelengkapan sarana dan prasarana lainnya guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pemudik.

“Kami juga mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di rest area serta mengikuti arahan petugas agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Berikut lokasi masjid di Rest Area Travoy yang menggelar Salat Id:

1. Ruas Tol Cipularang – Rest Area Travoy 88A dan 88B.

2. Ruas Tol Palikanci – Rest Area Travoy 207A dan Rest Area Alternatif Ciperna KM 204.

3. Ruas Tol Batang-Semarang – Rest Area Travoy 379A.

4. Ruas Tol Solo-Ngawi – Rest Area Travoy 519A, 519B, 575A, dan 575B.

5. Ruas Tol Gempol-Pasuruan – Rest Area Travoy 792A.

JMRB berharap dengan adanya fasilitas ini, pemudik tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman meskipun sedang dalam perjalanan. “Kehadiran masjid-masjid di Rest Area Travoy yang menggelar Salat Id menjadi upaya untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh pengguna jalan tol selama musim mudik lebaran,” katanya. 

by admin admin No Comments

Pertama Setelah 5 Tahun Tiba-Tiba Mendag China, Jepang-Korsel Bertemu

Jakarta, CNBC Indonesia – Korea Selatan, China, dan Jepang menggelar dialog ekonomi pertama mereka dalam lima tahun guna memperkuat kerja sama perdagangan regional pada Minggu, (30/3/2025). Kerja sama ini diambil menyusul meningkatnya tekanan ekonomi imbas kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Seoul, Beijing, dan Tokyo merupakan mitra dagang utama AS, sekalipun mereka sering berselisih terkait berbagai isu, termasuk sengketa teritorial dan pelepasan air limbah dari pembangkit nuklir Fukushima yang rusak di Jepang.

Dalam pertemuan tersebut, ketiga menteri perdagangan (Mendag) negara sepakat untuk bekerja sama secara erat dalam pembicaraan yang komprehensif dan berstandar tinggi, terkait perjanjian perdagangan bebas Korea Selatan-Jepang-China untuk mendorong perdagangan regional dan global.

“Perlu memperkuat implementasi RCEP, yang diikuti oleh ketiga negara, serta menciptakan kerangka kerja untuk memperluas kerja sama perdagangan melalui negosiasi FTA Korea-China-Jepang,” kata Menteri Perdagangan Korea Selatan, Ahn Duk-geun, merujuk pada Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dikutip dari CNBC.COM, Minggu (30/3/2025).

Para menteri bertemu menjelang pengumuman Trump pada hari Rabu tentang lebih banyak tarif dalam apa yang disebutnya sebagai “hari pembebasan”, yang mengguncang kemitraan perdagangan Washington.

Sejak memulai pembicaraan pada tahun 2012, ketiga negara belum mencapai kemajuan yang signifikan dalam kesepakatan perdagangan bebas trilateral.

RCEP, yang mulai berlaku pada tahun 2022 merupakan kerangka perdagangan yang melibatkan 15 negara di kawasan Asia-Pasifik dengan tujuan menurunkan hambatan perdagangan.

Trump mengumumkan tarif impor sebesar 25% untuk mobil dan suku cadang otomotif pekan lalu, sebuah kebijakan yang dapat merugikan perusahaan. Utamanya bagi produsen mobil Asia, yang merupakan salah satu eksportir kendaraan terbesar ke AS.

Berdasarkan data dari S&P, setelah Meksiko, Korea Selatan merupakan eksportir kendaraan terbesar ke Amerika Serikat, diikuti oleh Jepang. Para menteri sepakat untuk mengadakan pertemuan menteri berikutnya di Jepang.

(dce)


Next Article Siaga Perang Dagang Jilid 2, Xi Jinping Respons Trump Menang Pemilu AS

by admin admin No Comments

Gabung New Development Bank (NDB), apa keuntungan bagi Indonesia?

Jakarta (ANTARA) – Indonesia resmi bergabung sebagai anggota New Development Bank (NDB), hal ini menandai langkah strategis dalam memperkuat kemitraan pembangunan global.

Keputusan ini diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden NDB, Dilma Vana Rousseff, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 25 Maret 2025. Lalu, apa saja keuntungan bagi Indonesia setelah menjadi anggota NDB?

Baca juga: Airlangga sebut Presiden NDB undang RI ke dalam keanggotaan

1. Akses pendanaan untuk proyek pembangunan

Dengan menjadi anggota NDB, Indonesia memiliki akses lebih besar terhadap pendanaan untuk proyek-proyek strategis. NDB fokus membiayai infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan, termasuk jalan, rel kereta, pelabuhan, bandara, konektivitas digital, dan transisi energi. Ini membuka peluang untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor prioritas nasional.

2. Percepatan transformasi ekonomi

Presiden Prabowo menyatakan bahwa keanggotaan di NDB diharapkan mendorong percepatan transformasi pembangunan nasional. Dengan dukungan pembiayaan dan kolaborasi internasional, Indonesia dapat mempercepat modernisasi ekonomi dan mencapai target pembangunan jangka panjang.

3. Dukungan pada prioritas nasional

Salah satu keuntungan utama bergabung dengan NDB adalah fleksibilitas dalam menentukan proyek sesuai kebutuhan nasional. NDB menghormati kedaulatan anggota dan fokus pada prioritas masing-masing negara, termasuk sektor energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan yang menjadi fokus Indonesia.

Baca juga: Menlu RI sampaikan program strategis nasional kepada NDB

4. Membangun aliansi dengan negara berkembang

Sebagai lembaga yang didirikan oleh negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan), NDB memfasilitasi kerja sama antarnegara berkembang. Dengan menjadi anggota, Indonesia dapat membangun aliansi strategis untuk menghadapi tantangan global dan berbagi pengalaman di bidang pembangunan.

5. Meningkatkan posisi geopolitik dan ekonomi

Keanggotaan di NDB memperkuat posisi Indonesia di panggung global. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia dapat berperan lebih aktif dalam menentukan kebijakan pembangunan internasional dan memperluas pengaruh di antara negara-negara berkembang.

6. Mendukung inovasi dan teknologi hijau

NDB menaruh perhatian besar pada proyek ramah lingkungan dan energi terbarukan. Keanggotaan Indonesia memungkinkan akses ke pendanaan untuk pengembangan teknologi hijau, termasuk biodiesel dan biofuel, yang telah menjadi salah satu keunggulan Indonesia di kancah internasional.

Dengan bergabung di NDB, Indonesia tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga kesempatan untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan, memperkuat posisi global, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi rakyatnya. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan transformasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Sri Mulyani sebut Danantara Indonesia bisa berkolaborasi dengan NDB

Baca juga: Presiden NDB puji kesuksesan Indonesia jalankan B40, Brasil baru B14

Pewarta: Allisa Luthfia
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025

by admin admin No Comments

Catat, Daftar Rest Area di Jalan Tol Trans Sumatera

TEMPO.CO, Jakarta – Jalan Lintas Sumatera, yang juga disebut sebagai Tol Trans Sumatera, merupakan jalur transportasi strategis di Indonesia yang menghubungkan berbagai wilayah dari Lampung hingga Aceh. Dengan panjang mencapai sekitar 2.704 kilometer, jalan tol ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarprovinsi serta mempercepat mobilitas barang dan orang. Sebagai infrastruktur utama, Tol Trans Sumatera juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memastikan kenyamanan para pengguna jalan, salah satunya adalah rest area.

Rest area yang tersebar di sepanjang Tol Trans Sumatera memiliki peran penting dalam memberikan tempat istirahat yang nyaman bagi pengendara, terutama dalam perjalanan panjang. Selain itu, keberadaan rest area juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan menyediakan lokasi yang memungkinkan mereka untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Informasi mengenai lokasi dan fasilitas rest area menjadi hal yang krusial bagi mereka yang akan melakukan perjalanan lintas Sumatera, sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Jenis dan Lokasi Rest Area di Tol Trans Sumatera

Rest area di sepanjang Tol Trans Sumatera terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu Tipe A dan Tipe B. Rest area Tipe A memiliki ukuran yang lebih luas dan menyediakan fasilitas yang lebih lengkap, sedangkan rest area Tipe B lebih kecil dengan fasilitas yang lebih terbatas. Berikut adalah daftar lokasi rest area yang tersedia di berbagai ruas tol:

1. Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar

2. Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung

  • KM 306B
  • KM 311A

3. Ruas Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi

4. Ruas Pekanbaru – Dumai

5. Ruas Indrapura – Kisaran

  • Rest Area KM 118A
  • Rest Area KM 119B
  • Rest Area KM 145A
  • Rest Area KM 145B

6. Ruas Binjai – Langsa

  • Rest Area KM 41A
  • Rest Area KM 41B

Fasilitas di Rest Area Tol Trans Sumatera

Rest area di sepanjang Tol Trans Sumatera menyediakan berbagai fasilitas yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengendara. Rest area Tipe A umumnya memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan Tipe B. Beberapa fasilitas yang tersedia di rest area Tipe A meliputi:

  • ATM center
  • Toilet bersih
  • SPBU atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
  • Klinik kesehatan
  • Bengkel kendaraan
  • Minimarket untuk memenuhi kebutuhan perjalanan
  • Mushola untuk ibadah
  • Area parkir yang luas

Sedangkan rest area Tipe B memiliki fasilitas yang lebih sederhana, seperti toilet, kios makanan, minimarket, mushola, dan area parkir. Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, terutama saat musim mudik, beberapa rest area di Tol Trans Sumatera juga dilengkapi dengan SPBU modular. Keberadaan SPBU ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar bagi pengendara tanpa perlu keluar dari jalur tol.

Salah satu lokasi strategis yang memiliki SPBU modular adalah Rest Area KM 20A di Bakauheni, yang menjadi titik penting bagi pemudik yang baru tiba dari Pelabuhan Merak. Dengan adanya fasilitas ini, perjalanan di Tol Trans Sumatera menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman bagi para pengendara.

Eiben Heizar ikut berpartisipasi dalam penulisan artikel.