by admin admin No Comments

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menginvestigasi dugaan pembobolan data nasabah BRI Life yang dijual secara daring.

ADVERTISEMENT

Selain itu, informasi lainnya yang bocor berupa pin polis asuransi Secure Hash Algorithm 1 (SHA-1), manfaat yang diterima nasabah, lama menjadi klien, Kartu Keluarga (KK), foto buku rekening, akta kelahiran, akta kematian, bukti transfer, foto hasil lab hingga keterangan penyakit.

Sementara itu, dikutip melalui laman akun Twitter @HRock, Co-Founder dan CTO perusahaan intelijen keamanan siber Hudson Rock Alon Gal mengatakan mereka saat ini tengah mengkaji kemungkinan peretasan terjadi lewat perangkat karyawan BRI Life.


Lihat Juga


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *