
“Pertama dari eksternal, misalnya pemerintah dan DPR. Kedua, pihak lain di luar pemerintah dan DPR. Kalau dulu rezim sebelumnya itu hanya dua pelemahannya, hanya dari eksternal serta pemerintah dan DPR. Tapi sekarang jadi tiga, yaitu dari internal KPK sendiri yang justru mendegradasi nilai kepercayaan KPK,” jelasnya.