by admin admin No Comments

TEMPO.CO, Jakarta – Harga beberapa komoditas terpantau naik hari-hari belakangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Dikutip dari Antara, data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia menyatakan harga beberapa komoditas pangan secara umum tercatat tinggi. Cabai rawit merah di Rp 100.000 per kilogram, sementara telur ayam ras dijual seharga Rp 28.000 per kilogram.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dirilis di Jakarta pada Jumat pukul 10.00 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional juga tercatat sebagai berikut: bawang merah dijual seharga Rp 45.000 per kilogram, sedangkan bawang putih Rp 41.750 per kilogram.

Untuk beras, harga bervariasi tergantung kualitasnya, dengan beras kualitas bawah I seharga Rp 10.900 per kilogram, kualitas bawah II Rp 13.750 per kilogram, kualitas medium I Rp 15.650 per kilogram, dan kualitas medium II Rp 12.950 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super I dihargai Rp 15.500 per kilogram, dan kualitas super II Rp 15.000 per kilogram.

Harga cabai juga bervariasi, dengan cabai merah besar mencapai Rp 43.750 per kilogram, cabai merah keriting Rp 65.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp 52.500 per kilogram. Untuk daging, harga daging ayam ras tercatat Rp 40.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp 148.750 per kilogram, dan kualitas II Rp 147.500 per kilogram.

Selanjutnya, harga gula pasir kualitas premium berada di angka Rp 18.650 per kilogram, sementara gula pasir lokal dijual seharga Rp 17.750 per kilogram. Adapun minyak goreng, minyak curah dihargai Rp 19.750 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp19.900 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp 21.500 per liter.

Menteri Perdagangan Sidak di Pasar Senen

Menteri Perdagangan Budi Santoso sempat melakukan inspeksi harga dan ketersediaan sembako menjelang Lebaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Maret 2025.

Setelah memantau berbagai komoditas di Pasar Senen, Menteri Perdagangan Budi memastikan bahwa harga dan pasokan tetap stabil menjelang Idul Fitri 2025. “Harga-harga terjangkau dan pasokan terjamin. Jadi tidak perlu khawatir ya, pemerintah akan selalu menjaga selisih harga dan pasokan kebutuhan pokok menjelang lebaran,” ujar dia.

Namun, ia mengakui bahwa harga cabai masih mengalami kenaikan yang melebihi harga acuan pemerintah. Ia kemudian menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memantau harga dan pasokan sembako di seluruh Indonesia.

Menurutnya, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Satgas Pangan Polri serta pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan langsung ke pasar-pasar rakyat.

Presiden Prabowo Minta Kurangi Makan Cabe

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa harga pangan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025 relatif stabil. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 21 Maret 2025, ia menegaskan bahwa ketersediaan pangan di Indonesia tetap aman dan terkendali.

Menanggapi kenaikan harga cabai dalam beberapa waktu terakhir, Prabowo menyarankan masyarakat untuk mengurangi konsumsi makanan pedas sementara waktu demi menjaga kesehatan.

“Mungkin harga cabai rawit agak naik beberapa saat yang lalu, mungkin sekarang sudah mulai turun. Tapi, saran saya jangan terlalu banyak makan terlalu pedas,” ujar Prabowo.

Prabowo mengungkapkan bahwa saat masih muda, ia gemar mengonsumsi makanan pedas. Namun, seiring bertambahnya usia, dokter menyarankannya untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Ia menambahkan bahwa kini dirinya harus membatasi makanan pedas, sementara generasi muda masih bisa menikmatinya, pernyataannya itu disambut tawa oleh para menteri Kabinet Merah Putih.

Dian Rahma Fika, Melynda Dwi Puspita, dan Antara ikut berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan editor: Jasa Marga: Puncak Arus Mudik Terjadi Jumat Hari Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *