by admin admin No Comments

Catat, Daftar Rest Area di Jalan Tol Trans Sumatera

TEMPO.CO, Jakarta – Jalan Lintas Sumatera, yang juga disebut sebagai Tol Trans Sumatera, merupakan jalur transportasi strategis di Indonesia yang menghubungkan berbagai wilayah dari Lampung hingga Aceh. Dengan panjang mencapai sekitar 2.704 kilometer, jalan tol ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarprovinsi serta mempercepat mobilitas barang dan orang. Sebagai infrastruktur utama, Tol Trans Sumatera juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memastikan kenyamanan para pengguna jalan, salah satunya adalah rest area.

Rest area yang tersebar di sepanjang Tol Trans Sumatera memiliki peran penting dalam memberikan tempat istirahat yang nyaman bagi pengendara, terutama dalam perjalanan panjang. Selain itu, keberadaan rest area juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan menyediakan lokasi yang memungkinkan mereka untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Informasi mengenai lokasi dan fasilitas rest area menjadi hal yang krusial bagi mereka yang akan melakukan perjalanan lintas Sumatera, sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Jenis dan Lokasi Rest Area di Tol Trans Sumatera

Rest area di sepanjang Tol Trans Sumatera terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu Tipe A dan Tipe B. Rest area Tipe A memiliki ukuran yang lebih luas dan menyediakan fasilitas yang lebih lengkap, sedangkan rest area Tipe B lebih kecil dengan fasilitas yang lebih terbatas. Berikut adalah daftar lokasi rest area yang tersedia di berbagai ruas tol:

1. Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar

2. Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung

  • KM 306B
  • KM 311A

3. Ruas Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi

4. Ruas Pekanbaru – Dumai

5. Ruas Indrapura – Kisaran

  • Rest Area KM 118A
  • Rest Area KM 119B
  • Rest Area KM 145A
  • Rest Area KM 145B

6. Ruas Binjai – Langsa

  • Rest Area KM 41A
  • Rest Area KM 41B

Fasilitas di Rest Area Tol Trans Sumatera

Rest area di sepanjang Tol Trans Sumatera menyediakan berbagai fasilitas yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengendara. Rest area Tipe A umumnya memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan Tipe B. Beberapa fasilitas yang tersedia di rest area Tipe A meliputi:

  • ATM center
  • Toilet bersih
  • SPBU atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
  • Klinik kesehatan
  • Bengkel kendaraan
  • Minimarket untuk memenuhi kebutuhan perjalanan
  • Mushola untuk ibadah
  • Area parkir yang luas

Sedangkan rest area Tipe B memiliki fasilitas yang lebih sederhana, seperti toilet, kios makanan, minimarket, mushola, dan area parkir. Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, terutama saat musim mudik, beberapa rest area di Tol Trans Sumatera juga dilengkapi dengan SPBU modular. Keberadaan SPBU ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar bagi pengendara tanpa perlu keluar dari jalur tol.

Salah satu lokasi strategis yang memiliki SPBU modular adalah Rest Area KM 20A di Bakauheni, yang menjadi titik penting bagi pemudik yang baru tiba dari Pelabuhan Merak. Dengan adanya fasilitas ini, perjalanan di Tol Trans Sumatera menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman bagi para pengendara.

Eiben Heizar ikut berpartisipasi dalam penulisan artikel.

by admin admin No Comments

PBB Ungkap Kondisi Terkini Myanmar Usai Dihantam Gempa Dahsyat 7,7 M

Jakarta, CNBC Indonesia – Upaya tanggap darurat gempa bumi mematikan 7,7 M di Myanmar terkendala kurangnya pasokan medis. Demikian laporan badan kemanusiaan PBB, OCHA, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (29/3/2025).

“Seiring dengan bencana yang terjadi, diperlukan bantuan kemanusiaan yang mendesak untuk mendukung mereka yang terkena dampak,” demikian laporan OCHA.

“Kekurangan pasokan medis yang parah menghambat upaya tanggap darurat, termasuk kantong darah, obat-obatan hingga tenda untuk petugas kesehatan.”

OCHA menyatakan, rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ada telah mengalami kerusakan parah bahkan hancur.

“Gangguan telekomunikasi dan internet menghambat komunikasi dan operasi kemanusiaan. Jalan yang rusak dan puing-puing menghalangi akses kemanusiaan dan mempersulit assessment kebutuhan upaya tanggap darurat,” demikian laporan OCHA.

Menurut OCHA, upaya koordinasi sedang dilakukan demi meningkatkan respons darurat. Apalagi, gempa bumi telah menyebabkan kerusakan rumah yang meluas dan kerusakan parah pada infrastruktur penting.

“Ribuah orang menghabiskan malam di jalan atau ruang terbuka karena kerusakan dan kehancuran rumah, takut terhadap gempa susulan,” demikian laporan OCHA.

Masih menurut laporan OCHA, rumah sakit di Mandalay, Magway, dan ibu kota Myanmar Naypyidaw, “berjuang keras untuk mengatasi korban yang terluka”. Di bagian selatan negara bagian Shan, masyarakat membutuhkan pakaian, selimut, hingga makanan.

Dalam pernyataan itu, OCHA menyampaikan konvoi 17 truk kargo berisi bantuan dari China diperkirakan akan tiba esok. Bantuan itu berupa tempat penampungan hingga pasokan medis.


(miq/miq)


Next Article Potret Mencekam Gempa Bumi M 7,7 Guncang Myanmar, Gedung Roboh

by admin admin No Comments

Korban Tewas Gempa Myanmar Diperkirakan Tembus 10.000 Jiwa

CNBC Indonesia – Gempa bumi dahsyat melanda Myanmar pada hari Jumat (28/3/2025), menghancurkan jalan-jalan, merobohkan monumen-monumen keagamaan hingga menghancurkan gedung-gedung bertingkat. Gempa yang mengguncang negara tetangga Indonesia ini menjadi hantaman baru bagi negara yang telah terkoyak oleh perang saudara.

Meskipun jumlah korban tewas masih belum jelas, perkiraan para ahli memperingatkan bahwa angka kematian bisa sangat besar, mengingat populasi yang padat dan bangunan-bangunan yang rentan di dekat episentrum, tepat di luar Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar.

Melansir laporan The New York Times yang mengutip Pemodelan oleh Badan Geologi dan Pemetaan AS (USGS), perkiraan jumlah korban tewas kemungkinan akan melampaui 10.000, dan bahwa ada kemungkinan gempa tersebut memakan jumlah korban yang jauh lebih tinggi.

Sementara itu, total kerugian akibat gempa ini diestimasi dapat menyentuh US$ 100 miliar (Rp 1.650 triliun) atau lebih besar dari pendapatan domestik bruto Myanmar senilai US$ 66 miliar.

Hitungan awal dari pemerintah militer Myanmar mengatakan bahwa sedikitnya 144 orang tewas dan 732 orang terluka hanya di tiga kota – tidak termasuk Mandalay.

Seorang korban tergeletak di tanah saat orang-orang menolongnya setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar tengah pada hari Jumat berdampak pada Bangkok, Thailand, 28 Maret 2025. (REUTERS/Ann Wang)Foto: Seorang korban tergeletak di tanah saat orang-orang menolongnya setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar tengah pada hari Jumat berdampak pada Bangkok, Thailand, 28 Maret 2025. (REUTERS/Ann Wang)
Seorang korban tergeletak di tanah saat orang-orang menolongnya setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar tengah pada hari Jumat berdampak pada Bangkok, Thailand, 28 Maret 2025. (REUTERS/Ann Wang)

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 cukup kuat hingga merobohkan gedung 33 lantai yang sedang dibangun nyaris 1.000 km jauhnya di Bangkok, Thailand. Setidaknya delapan orang dipastikan tewas di sana, dan puluhan lainnya hilang, menurut pihak berwenang. Mereka semua diduga sebagai anggota kru pekerja yang beranggotakan 320 orang yang sedang membangun gedung baru untuk pemerintah Thailand.

Gempa bumi tersebut merupakan gempa bumi ketiga terbesar yang pernah mengguncang kawasan itu dalam seabad terakhir, dan analisis USGS menempatkan episentrumnya hanya 10 mil dari jantung Mandalay, kota berpenduduk sekitar 1,5 juta orang. Gempa susulan berkekuatan M 6,7  tercatat sekitar 11 menit kemudian, yang merupakan gempa pertama dari beberapa gempa besar yang terjadi setelah gempa pertama.

Guncangan itu terasa hingga Bangladesh, Vietnam, Thailand, dan China bagian selatan, tempat media berita pemerintah melaporkan bahwa sejumlah orang yang tidak disebutkan jumlah pastinya terluka di Ruili, dekat perbatasan Myanmar. Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra menyatakan Bangkok sebagai “daerah darurat” dan mendesak penduduk untuk mengungsi dari gedung-gedung tinggi jika terjadi gempa susulan.

Tim penyelamat bekerja di lokasi gedung tinggi yang sedang dibangun yang runtuh setelah gempa berkekuatan 7,7 skala Richter di Bangkok, Thailand, Jumat, 28 Maret 2025. (AP/Sakchai Lalit)Foto: Tim penyelamat bekerja di lokasi gedung tinggi yang sedang dibangun yang runtuh setelah gempa berkekuatan 7,7 skala Richter di Bangkok, Thailand, Jumat, 28 Maret 2025. (AP/Sakchai Lalit)
Tim penyelamat bekerja di lokasi gedung tinggi yang sedang dibangun yang runtuh setelah gempa berkekuatan 7,7 skala Richter di Bangkok, Thailand, Jumat, 28 Maret 2025. (AP/Sakchai Lalit)

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, mengatakan organisasi tersebut tengah bergerak untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. PBB mengatakan telah mengalokasikan dana awal sebesar US$5 juta dari dana daruratnya untuk membantu operasi penyelamatan nyawa di Myanmar.

Presiden Trump mengatakan Amerika Serikat juga akan memberikan bantuan kepada Myanmar. “Ini benar-benar buruk, dan kami akan membantu,” katanya di Ruang Oval. “Kami telah berbicara dengan negara itu.”

Organisasi-organisasi bantuan mengatakan bahwa sulit untuk menilai skala penuh kerusakan di banyak bagian Myanmar karena listrik dan jalur komunikasi terputus. Selain itu, junta telah berulang kali memutus internet dan memutus akses ke media sosial, sehingga mengisolasi negara tersebut.

Bahkan sebelum gempa, sistem perawatan kesehatan Myanmar telah mencapai batas maksimal. Junta militer telah menindak tegas para dokter dan perawat, yang telah menjadi garda terdepan dalam gerakan pembangkangan sipil yang menentang rezim tersebut. Myanmar dianggap sebagai salah satu tempat paling berbahaya di dunia bagi tenaga kesehatan, menurut organisasi nirlaba Physicians for Human Rights yang berpusat di New York.

(fsd/fsd)


Next Article Breaking News: Gempa Guncang Papua Nugini, Magnitudo 6,6