by admin admin No Comments

Bolehkah alumni program prakerja ajukan KUR? Begini penjelasannya

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah terus mendukung pengembangan wirausaha di Indonesia, khususnya bagi alumni program Kartu Prakerja yang sedang atau berencana memulai usaha. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pemberian fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro, yang dirancang untuk memberikan akses permodalan kepada pelaku usaha kecil.

Sebagai bagian dari upaya mempercepat ekosistem kewirausahaan, pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan nasional mencapai 3,9 persen dengan pertumbuhan wirausaha baru sebesar 4 persen pada tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menyediakan insentif KUR bagi alumni program Kartu Prakerja sebagai salah satu solusi.

Program KUR bagi alumni Prakerja ini telah dibahas dalam Komite Kebijakan KUR, yang diketuai oleh Menko Perekonomian dan dikoordinasikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Syarat penerima KUR Super Mikro

Untuk alumni Kartu Prakerja yang ingin mendapatkan insentif KUR Super Mikro hingga Rp10 juta, berikut adalah beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:

1. Kriteria usaha:

Usaha yang dimiliki harus masuk dalam kategori usaha mikro.

2. Lama usaha:

Tidak ada batasan minimal usia usaha. Namun, jika usia usaha kurang dari 6 bulan, maka harus memenuhi salah satu dari syarat berikut:

  • Telah mengikuti program pendampingan.
  • Tergabung dalam kelompok usaha.
  • Memiliki anggota keluarga yang sudah memiliki usaha.

3. Bagi pegawai yang terkena PHK:

Harus memiliki usaha minimal 3 bulan dengan mengikuti pelatihan selama 3 bulan. Syarat ini masih bisa dipenuhi walaupun usia usaha kurang dari 3 bulan, asalkan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

4. Belum pernah menerima KUR:

Calon penerima belum pernah mendapatkan fasilitas KUR sebelumnya.

5. Dokumen usaha:

Harus memiliki Surat Keterangan Usaha yang dikeluarkan oleh kelurahan atau RT/RW, yang mencantumkan jenis dan lama usaha.

Proses Pengajuan KUR

Untuk memudahkan alumni Prakerja dalam mengakses permodalan, proses pengajuan KUR dilakukan secara online, sehingga lebih cepat, mudah, dan efisien. Berikut adalah alur pengajuan KUR Super Mikro:

1. Pengajuan surat permohonan: Alumni program Kartu Prakerja mengajukan permohonan kredit melalui Bank BNI dengan menggunakan E-Form KUR Prakerja.
2. Evaluasi kelayakan usaha: Bank BNI akan melakukan evaluasi kelayakan usaha dari calon penerima.
3. Penandatanganan perjanjian kredit: Jika dinilai layak, calon penerima KUR yang terpilih akan menandatangani perjanjian kredit di Bank BNI.
4. Pembayaran kewajiban: Peserta alumni Prakerja yang menerima KUR wajib membayar angsuran sampai kredit lunas.

Dengan proses yang sederhana dan persyaratan yang jelas, alumni Kartu Prakerja diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan usaha mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Jenis-jenis kredit usaha rakyat (KUR) dan kriteria penerimanya

Baca juga: Penjelasan soal skema credit scoring untuk pinjaman KUR 2025

Baca juga: Syarat pinjam KUR Mikro BRI dan maksimum nilai pinjamannya

Pewarta: Allisa Luthfia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024

by admin admin No Comments

Jenis-jenis kredit usaha rakyat (KUR) dan kriteria penerimanya

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah terus berinovasi dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam rangka menjangkau lebih banyak penerima manfaat, KUR hadir dengan berbagai jenis dan kriteria penerima yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha, mulai dari skala mikro hingga kelompok usaha besar. Dengan adanya variasi ini, diharapkan semakin banyak UMKM yang dapat berkembang dan mendorong perekonomian nasional.

Untuk mengajukan kredit ini terdapat jenis-jenis kriteria penerima KUR yang diatur di dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat sebagai berikut:

1. KUR Super Mikro

KUR Super Mikro adalah program kredit yang dirancang untuk pelaku usaha mikro dengan skala bisnis yang sangat kecil dan baru memulai usahanya. Kredit ini cocok bagi mereka yang belum pernah menerima KUR dan tidak dibatasi oleh lamanya pendirian usaha.

Jumlah pinjaman: Mulai dari Rp 11 juta hingga Rp 100 juta.

Persyaratan utama:

  • Belum pernah menerima KUR sebelumnya.
  • Tidak ada pembatasan minimal waktu pendirian usaha.
  • Melengkapi dokumen administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha.
  • Menyerahkan dokumen agunan.

Jangka waktu:

  • Maksimal 3 tahun untuk pembiayaan modal kerja.
  • Maksimal 5 tahun untuk pembiayaan investasi.
  • Grace period ditentukan oleh penilaian Penyalur KUR.

2. KUR Mikro

KUR Mikro adalah jenis kredit yang ditujukan bagi usaha mikro dengan skala bisnis yang lebih stabil dan telah berjalan minimal 6 bulan. Program ini memberikan pinjaman dengan jumlah lebih besar dibandingkan KUR Super Mikro.

Jumlah pinjaman: Di atas Rp 10 juta hingga Rp 100 juta.

Persyaratan utama:

  • Usaha harus produktif dan layak dibiayai, serta telah berjalan minimal 6 bulan.
  • Jika mengikuti pelatihan kewirausahaan, usaha harus sudah berjalan minimal 3 bulan.

Jangka waktu:

  • Maksimal 3 tahun untuk pembiayaan modal kerja.
  • Maksimal 5 tahun untuk pembiayaan investasi.
  • Grace period sesuai penilaian Penyalur KUR.

3. KUR Kecil

KUR Kecil ditujukan bagi pelaku usaha kecil yang memiliki usaha lebih berkembang dan membutuhkan modal yang lebih besar untuk memperluas bisnis. Kredit ini memberikan plafon yang lebih tinggi dan persyaratan yang lebih ketat.

Jumlah pinjaman: Di atas Rp 100 juta hingga maksimal Rp 500 juta.

Persyaratan utama:

  • Usaha harus produktif, layak dibiayai, dan telah berjalan minimal 6 bulan.

Jangka waktu:

  • Maksimal 4 tahun untuk pembiayaan modal kerja.
  • Maksimal 5 tahun untuk pembiayaan investasi.
  • Grace period sesuai penilaian Penyalur KUR.

4. KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia

KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia adalah kredit yang diberikan untuk membantu pekerja migran dalam menutupi biaya penempatan kerja mereka di luar negeri, dengan plafon hingga Rp 100 juta.

Jumlah pinjaman: Maksimal Rp 100 juta.

Persyaratan utama:

  • Penerima adalah pekerja migran Indonesia yang sedang ditempatkan.

Jangka waktu:

  • Sesuai dengan masa kontrak kerja, namun tidak melebihi 3 tahun.

5. KUR Khusus

KUR Khusus adalah program yang dirancang untuk usaha kelompok yang dikelola dalam bentuk klaster, dengan fokus pada komoditas unggulan seperti perkebunan, peternakan, perikanan, serta sektor UMKM lainnya. Kredit ini diberikan kepada kelompok usaha dengan plafon yang lebih tinggi.

Jumlah pinjaman: Maksimal Rp 500 juta untuk setiap individu anggota kelompok.

Subsidi Bunga:

  • KUR Super Mikro: Hingga Rp 10 juta.
  • KUR Mikro: Di atas Rp 10 juta hingga Rp 100 juta.
  • KUR Kecil: Di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.

Persyaratan utama:

  • Kelompok usaha dikelola secara bersama dalam bentuk klaster, dengan mitra usaha.
  • Usaha yang dijalankan harus dalam sektor perkebunan, peternakan, perikanan, industri UMKM, atau sektor produktif lainnya.
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.

Jangka waktu:

  • Maksimal 4 tahun untuk pembiayaan modal kerja.
  • Maksimal 5 tahun untuk pembiayaan investasi.
  • Grace period sesuai penilaian Penyalur KUR.

Baca juga: Penjelasan soal skema credit scoring untuk pinjaman KUR 2025

Baca juga: Syarat pinjam KUR Mikro BRI dan maksimum nilai pinjamannya

Baca juga: Syarat pinjam KUR Kecil BRI, beserta bunga dan maksimum pinjamannya

Pewarta: Allisa Luthfia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024

by admin admin No Comments

Penjelasan soal skema credit scoring untuk pinjaman KUR 2025

Jakarta (ANTARA) –

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengumumkan bahwa mulai tahun 2025, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan menerapkan sistem innovative credit scoring (ICS) dalam proses penyaluran pinjaman. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dalam penilaian kelayakan peminjam serta meminimalkan risiko kredit macet.

Dapat diketahui, bahwa sistem credit scoring merupakan metode yang menggunakan data statistik untuk menilai kemampuan peminjam dalam membayar kembali pinjaman. Dengan adanya sistem ini, pengusaha mikro dan kecil yang ingin mengajukan KUR diharapkan dapat mendapatkan akses yang lebih mudah dan cepat.

Penerapan ini akan dilaksanakan di tiga bank besar, yaitu BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Skema credit scoring ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dan calon debitur dalam mengakses pembiayaan KUR. Selama ini, pelaku usaha sering kesulitan memenuhi persyaratan bank, seperti data histori kredit atau agunan.

 

Skema penerapan credit scoring KUR

 

Penerapan credit scoring untuk penyaluran KUR bagi UMKM sebenarnya telah dibahas sejak tahun lalu. Hal ini disebabkan banyaknya UMKM yang kesulitan memenuhi syarat kelayakan kredit, seperti adanya persyaratan agunan tambahan dan riwayat kredit sebelumnya.

 

Akibatnya, banyak pelaku usaha mikro di daerah yang tergolong unbankable atau belum pernah mengakses layanan pembiayaan perbankan. Skema credit scoring KUR yang inovatif ini akan menilai kelayakan kredit dengan memformulasikan dan menghitung beberapa variabel data utama.

 

Data yang digunakan meliputi data kependudukan, kredit perbankan, serta data alternatif seperti telekomunikasi, jaminan kesehatan (BPJS), pembayaran listrik, transaksi e-commerce, dan beberapa data lainnya. Data-data ini nantinya akan diproses menggunakan algoritma Machine Learning untuk menghasilkan skor kredit.

 

Skor kredit yang digunakan berkisar antara 1 hingga 1.000. Penjelasannya adalah nilai di atas 700 termasuk dalam kategori risiko rendah, sementara skor antara 600-700 berada di kategori risiko menengah, dan nilai di bawah 600 dikategorikan sebagai risiko tinggi.

 

Dapat disimpulkan, untuk mendapatkan persetujuan kredit, calon debitur biasanya harus masuk dalam kategori risiko rendah, yaitu dengan skor credit scoring di atas angka 700. Dengan langkah ini, diharapkan program KUR dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku usaha kecil dan mikro, serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi nasional.

 

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024

by admin admin No Comments

Syarat pinjam KUR Mikro BRI dan maksimum nilai pinjamannya

Jakarta (ANTARA) –

Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu program permodalan yang diandalkan oleh pelaku usaha mikro di Indonesia.

Melalui skema ini, BRI memberikan pinjaman dengan bunga rendah dan proses pengajuan yang relatif mudah, guna mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah (UMKM).

Untuk pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha, KUR BRI bisa menjadi solusi yang tepat. Keunggulan utama KUR BRI adalah proses pengajuan yang mudah dan dapat diakses secara online. Pada tahun 2024, KUR BRI menawarkan tiga jenis pinjaman, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI.

KUR Mikro BRI merupakan kredit untuk modal kerja atau investasi dengan pinjam maximal hingga Rp50 juta per debitur. Pinjaman ini ditujukan bagi individu atau badan usaha yang menjalankan usaha produktif dan layak. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon debitur antara lain:

 

Persyaratan calon debitur KUR Mikro BRI

1. Individu (perorangan) yang melakukan usaha produktif dan layak.

 

2. Telah melakukan usaha secara aktif minimal 6 bulan.

 

3. Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan, Kartu Kredit.

4. Persyaratan administrasi Identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) , Kartu Keluarga (KK), dan surat ijin usaha.

Syarat pinjaman KUR Mikro BRI

1 Maksimum pinjaman sebesar Rp50 juta per debitur

2 Jenis Pinjaman

 

– Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 3 (tiga) tahun

 

– Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 (lima) tahun

3. Suku bunga 6 persen efektif per tahun

4. Bebas biaya administrasi dan provisi

Pinjaman ini ditujukan untuk pelaku usaha mikro yang membutuhkan modal kerja ataupun investasi guna meningkatkan kapasitas usaha mereka. Dengan bunga rendah yang ditetapkan pemerintah, yakni sekitar 6 persen per tahun, KUR Mikro BRI menjadi pilihan yang sangat kompetitif bagi pelaku usaha kecil.

Untuk proses pengajuan, calon peminjam dapat mendatangi kantor cabang BRI terdekat atau mengakses layanan secara online di https://kur.bri.co.id/. Proses pencairan pinjaman biasanya berlangsung cepat apabila seluruh dokumen persyaratan sudah lengkap dan diverifikasi.

Dengan demikian, program KUR ini diharapkan dapat terus membantu peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di sektor usaha kecil dan menengah.

 

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024

by admin admin No Comments

Presiden Prabowo Umumkan Kabinet, Namanya Kabinet Merah Putih

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kabinetnya, Minggu malam (20/10/2024). Nama kabinetnya bernama Kabinet ‘Merah Putih’

Hal ini disampaikan oleh Prabowo di Istana Negara, saat mengumumkan Kabinet.

“Kami beri nama kabinet ini, kabinet merah putih,” kata Prabowo didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka

Ia mengatakan nama kabinet ini sudah sesuai dengan kesepakatan dengan para pimpinan partai.

(hoi/hoi)

Next Article Bakal Lanjut Jadi Menteri di Era Prabowo? Ini Jawaban Airlangga